Syracusebroadband.org – Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, berencana merayakan satu abad Jam Gadang melalui serangkaian kegiatan seni dan budaya berskala internasional. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan bahwa perayaan ini akan dimulai pada awal Juni dan mencapai puncaknya pada 21 Juni. Sebanyak 36 delegasi, termasuk duta besar dari berbagai negara, dijadwalkan hadir, menandai pentingnya warisan budaya ini di kancah global.
Rangkaian peringatan seabad Jam Gadang ini terintegrasi dalam International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4) yang mengusung tema “100 Years of Jam Gadang & From Literacy to Legacy: Building Wealth, Peace and Sustainability Learning.” Festival ini berlangsung dari 3 hingga 7 Juni, melibatkan 259 peserta dari 36 negara, antara lain Australia, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat.
Selama festival, akan ada berbagai kegiatan, termasuk pameran buku, bazar UMKM, dan live painting di kawasan Pasa Ateh dan pelataran Jam Gadang. Juga diselenggarakan seminar dengan fokus pada sejarah dan eksistensi Jam Gadang. Kegiatan simbolis lainnya termasuk aksi penanaman 100 pohon dan pembacaan puisi bertema alam, diikuti dengan pertunjukan seni tradisional dan kaligrafi.
Pemerintah setempat sangat berharap acara ini tidak hanya memperingati Jam Gadang, namun juga menjadikan Bukittinggi sebagai pusat warisan literasi di Indonesia. Dengan estimasi kunjungan mencapai 1.000 orang per hari, perayaan ini ditargetkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif lokal, terutama bagi para pengusaha UMKM. Penutupan festival direncanakan dengan kegiatan olahraga rakyat dan lomba mewarnai bagi anak-anak, menambah semarak suasana perayaan ini.