Syracusebroadband.org – Kinerja Danantara Indonesia mendapatkan apresiasi dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Achmad Azran dan Alfiansyah Bustami, yang akrab disapa Komeng. Mereka menilai bahwa lembaga tersebut mengalami peningkatan dalam pelaksanaan tugas-tugasnya, meski tanpa menyampaikan rincian indikator penilaian kepada media. Penilaian ini disampaikan usai Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-RI-DPD RI di Jakarta pada Jumat.
Komeng menyebutkan bahwa prestasi Danantara menunjukkan kemajuan yang signifikan, meskipun menyoroti tantangan yang dihadapi beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain yang memerlukan penataan. Ia menyatakan, “Makanya sebagian ada yang mau ditutup,” namun tidak merinci langkah-langkah yang diperlukan untuk penataan tersebut.
Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada pimpinan Danantara dan seluruh timnya atas kontribusi dalam transformasi BUMN. Ia mencatat bahwa berbagai pembenahan yang dilakukan memberi dampak positif terhadap kinerja beberapa BUMN. Misalnya, di sektor pertambangan timah, pemerintah berhasil menutup sekitar 1.000 tambang ilegal yang beroperasi di Bangka Belitung pada akhir 2025, yang berdampak positif pada kinerja PT Timah.
Dari awal tahun hingga Juni 2026, keuntungan bersih PT Timah meningkat 804,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, keuntungan BUMN secara keseluruhan mengalami kenaikan signifikan, dengan laba bersih PT Semen Indonesia naik 408,9 persen dan PT Pupuk Indonesia sebesar 252,8 persen. Di sektor penerbangan, Garuda Indonesia juga berhasil mereaktivasi 20 pesawat yang sebelumnya tidak beroperasi, menjadikan total pesawat aktif menjadi 104 unit.
Ke depan, penanganan tantangan yang ada di BUMN diharapkan dapat terus memperkuat posisi mereka di industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.