[original_title]

Wamenperin Optimis RI Sanggup Manfaatkan Kesempatan Industri Halal

Syracusebroadband.org – Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menegaskan potensi besar Indonesia dalam mengembangkan industri halal seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang pesat. Dalam pernyataannya di Jakarta, Riza menjelaskan bahwa kondisi ini didukung oleh jumlah penduduk Muslim yang signifikan serta kebutuhan yang terus meningkat akan produk-produk halal.

Konsumsi global dalam sektor ekonomi syariah diperkirakan mencapai 2,6 triliun dolar AS pada tahun 2024 dan dapat meningkat hingga 3,56 triliun dolar AS pada 2029. Hal ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat posisi di dalam rantai nilai halal dunia. Dengan proyeksi jumlah penduduk Muslim mencapai 248,6 juta jiwa pada 2025, Faisol menekankan bahwa potensi belanja masyarakat Muslim sangat menjanjikan, mencapai Rp11.182 triliun dari total konsumsi rumah tangga yang mencapai Rp12.834 triliun.

Wamenperin juga menggarisbawahi bahwa peningkatan permintaan untuk produk halal membuka peluang bagi peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, penguatan rantai pasok, dan inovasi produk yang kompetitif. Di samping itu, pengembangan industri halal dianggap vital untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan memperluas kontribusi Indonesia dalam pasar global.

Dalam menghadapi kewajiban sertifikasi halal yang akan diberlakukan pada bulan Oktober mendatang, Kementerian Perindustrian gencar memberikan bantuan dan sosialisasi kepada industri kecil. Meskipun industri besar tidak mengalami kendala berarti, industri kecil masih memerlukan dukungan dalam proses sertifikasi. Kemenperin berkomitmen untuk memastikan kesiapan industri kecil dan bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk melancarkan proses tersebut.

Baca Juga  Penuhi Kebutuhan Energi dengan Teknologi Powertrain HORSE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top