Syracusebroadband.org – Manajer Rayo Vallecano, Inigo Perez, menunjukkan emosi mendalam setelah timnya mengalami kekalahan 1-0 dari Crystal Palace di final Liga Konferensi UEFA. Momen ini menandai akhir usaha mereka untuk meraih trofi yang diidam-idamkan. Meski gagal, Perez menerima tepuk tangan sebagai tanda penghormatan dari para pendukung saat keluar dari ruangan konferensi pers.
Dalam pernyataannya, Perez mengungkap rasa sedih dan frustrasi yang menyelimuti dirinya. “Ini adalah masa-masa sulit bagi semua orang. Kita harus menjalani ini dengan cara apa pun,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa melihat para pendukung yang menangis sangat menghancurkan hati, mengingat mereka telah mendekati kemenangan.
Para pendukung Rayo Vallecano menunjukkan kesetiaan yang luar biasa meskipun timnya harus kalah. Salah satu spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “Kemenangan terbesar adalah berada bersamamu dalam kekalahan,” sebagai bentuk dukungan kepada pemain. Pérez mengakui peran penting para fans dalam perjalanan tim, menyatakan mereka adalah kekuatan pendorong dalam menghadapi momen sulit.
Dalam pertandingan tersebut, Crystal Palace berhasil mencetak gol tunggal di babak kedua, yang membuat mereka keluar sebagai pemenang. Perez mengakui keunggulan lawan dan memberikan pujian atas penampilan mereka yang lebih baik.
Saat ditanya mengenai masa depannya pasca-kekalahan ini, Perez menolak memberikan jawaban konkret, menekankan pentingnya menghargai kebersamaan tim yang dianggapnya istimewa. Ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu untuk fokus pada kolektivitas dan hubungan antar pemain yang sudah terjalin dengan baik.