[original_title]

Pembalap MotoGP Hadapi Banyak Kendala di Silverstone

Syracusebroadband.org – Dalam ajang MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, tercatat hanya 16 dari 23 pembalap yang berhasil menyelesaikan balapan, menandai satu dari jumlah finish terendah musim ini. Insiden ini mengundang perhatian, terutama karena sebelumnya dalam seri Prancis, Hungaria, dan Belanda, angka finish juga tercatat sama.

Pakar balap Pol Espargaro dari Red Bull KTM Tech3 mengungkapkan beberapa faktor yang mengakibatkan banyaknya pembalap gagal finish. Menurutnya, suhu lintasan yang lebih panas dari biasanya berkontribusi terhadap masalah ini. “Ban depan berada di ambang batas kemampuannya,” ungkap Espargaro. Ia menambahkan bahwa degradasi yang tinggi pada ban belakang dan penggunaan ban medium yang lebih keras mengurangi daya cengkeram, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Di sisi lain, pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller, juga menyoroti perbedaan kondisi lintasan yang ia rasakan. Ia menyatakan bahwa lintasan terasa lebih licin pada hari balapan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Miller berspekulasi bahwa faktor suhu, jadwal balapan Moto2 sebelumnya, dan penggunaan ban medium turut berperan dalam insiden yang terjadi. “Balapan di Silverstone memang panjang, tahun ini jauh lebih sulit menjaga kondisi ban,” katanya menambahkan.

Peristiwa ini menyoroti tantangan teknis yang dihadapi tim dan pembalap di lintasan yang bersejarah dan sering kali menuntut kinerja optimal dari motor dan ban. Para pembalap dan tim diharapkan dapat menganalisis faktor-faktor ini untuk persiapan di seri-seri berikutnya.

Baca Juga  Mentan: Produksi Jagung Naik, Impor Pakan Nol Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top