[original_title]

Kemenkes Sediakan 80 Persen Alat Kesehatan untuk Sumatera

Syracusebroadband.org – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengumumkan bahwa 80 persen alat kesehatan yang diperlukan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana telah siap untuk memastikan kelangsungan layanan kesehatan. Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia, menyampaikan informasi ini di Jakarta pada Senin. Dia menjelaskan bahwa alat-alat tersebut telah didistribusikan ke berbagai rumah sakit dan puskesmas.

Lucia menambahkan bahwa saat ini, tahap distribusi telah memasuki puskesmas, dan semua rumah sakit saat ini sudah beroperasi, termasuk layanan bedah. Penyiapan alat kesehatan dilakukan melalui pengadaan baru dan perbaikan fasilitas yang rusak. Sumber alat kesehatan berasal dari Kementerian Kesehatan dan sumbangan dari berbagai pihak.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menargetkan layanan kesehatan di daerah terdampak bencana di Sumatera dapat beroperasi penuh pada Maret 2026. Dalam rapat dengan DPR, Budi menegaskan perlunya pemenuhan berbagai fasilitas tambahan, termasuk ribuan kasur yang diperlukan karena banyak yang rusak akibat dampak bencana.

Menteri juga menyebutkan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan otomotif, seperti Astra dan Isuzu, untuk memperbaiki ambulans yang mengalami kerusakan. Selain itu, kementerian mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam donasi guna memenuhi kebutuhan alat kesehatan, termasuk perangkat x-ray.

Di samping itu, rehabilitasi rumah bagi tenaga medis dan kesehatan yang terdampak bencana juga menjadi prioritas. Kementerian berkomitmen untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan aman dan efektif di wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian mendesak.

Baca Juga  Pemenuhan Energi Mandiri: PHE Dukung Asta Cita untuk Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top