Syracusebroadband.org – Cabang olahraga dayung resmi tidak akan dipertandingkan di SEA Games 2027 yang akan berlangsung di Malaysia. Keputusan ini disahkan dalam sidang Southeast Asian Games Federation (SEAGF) pada 30 Oktober 2026 di Bangkok. Dalam sidang tersebut, terdapat 43 cabang olahraga dan 473 nomor pertandingan yang telah ditetapkan untuk ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 18-29 September mendatang.
Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) menyatakan keberatan atas pencoretan tersebut. Melalui keterangan resmi, mereka meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), untuk mengajukan nota keberatan resmi. PB PODSI menilai langkah ini sangat penting karena dayung telah menjadi salah satu cabang yang konsisten menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia dalam SEA Games sebelumnya.
Statistik menunjukkan bahwa tim dayung Indonesia telah meraih prestasi yang signifikan dalam kompetisi sebelumnya. Misalnya, pada SEA Games 2015 di Singapura, mereka mengumpulkan 13 medali emas, diikuti 10 emas pada SEA Games 2019 di Filipina, dan 14 emas pada SEA Games 2021 di Vietnam. Terakhir, di SEA Games 2023 di Kamboja, tim ini berhasil mendapatkan tiga emas.
Pencoretan cabang olahraga ini dianggap merugikan Indonesia, terutama dalam upaya mencapai posisi dua besar dalam klasemen akhir. Selain dayung, sejumlah cabang lain juga dicoret dari daftar pertandingan, termasuk gulat, kickboxing, jujitsu, dan catur, yang dapat berdampak negatif pada pelaksanaan kompetisi di Asia Tenggara. Keputusan ini menimbulkan keprihatinan di kalangan atlet dan penggemar olahraga, yang berharap agar pertimbangan ulang dapat dilakukan.