[original_title]

Warga Korban Gempa Nagekeo Terima Layanan Kesehatan dari Polri

Syracusebroadband.org – Sekitar 400 warga yang terpengaruh oleh gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, telah menerima layanan kesehatan dari Posko Kesehatan Polri. Keluhan kesehatan yang umum di antara pengungsi termasuk infeksi saluran pernapasan, flu, batuk, dan gastritis. Kegiatan ini berlangsung sebagai respons terhadap kekhawatiran kesehatan yang muncul pasca-gempa.

Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa setiap individu yang datang mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan kesehatan mereka. Meskipun banyak keluhan kesehatan telah teratasi, Ahmad Fauzi mengungkapkan bahwa warga masih memerlukan layanan kesehatan untuk menghadapi masalah yang muncul di lokasi pengungsian.

Di samping perawatan fisik, tim Polri juga memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat terdampak, terutama anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Tim Psikologi SSDM Polri, bersama satuan kerja Polri lainnya, menginisiasi kegiatan trauma healing dengan berbagai aktivitas interaktif seperti permainan dan bernyanyi. Ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan trauma yang dialami anak-anak pasca-bencana.

Ipda Dhira Dharmika, salah satu anggota Tim Psikologi Polri, menegaskan pentingnya pendekatan psikologis dalam pemulihan pascabencana. Ia menyatakan bahwa upaya pemulihan tidak hanya fokus pada aspek fisik tetapi juga pada kesejahteraan psikologis masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memulihkan diri dari trauma yang ditimbulkan oleh bencana gempa bumi. Dengan dukungan ini, diharapkan warga dapat lebih cepat kembali ke rutinitas normal dan mengurangi dampak jangka panjang dari pengalaman traumatis tersebut.

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Futsal, FFI Kerja Sama dengan Liga Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top