Syracusebroadband.org – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah resmi melaksanakan tahapan verifikasi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2026 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia, yang diwajibkan untuk menjalani serangkaian tes penting, termasuk verifikasi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan unjuk minat bakat.
Dalam proses verifikasi ini, tim verifikator yang terdiri dari unsur TNI dan Polri bertugas untuk memastikan standar kedisiplinan serta kualitas setiap peserta. Ajun Komisaris Polisi Nurakhmi Rusdhiyani menjelaskan bahwa penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari sikap, penghormatan hingga kemampuan memberikan aba-aba. Ia mengungkapkan bahwa persiapan para peserta tahun ini cukup baik, meski masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti konsentrasi.
Nurakhmi juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta, mengingat mereka adalah perwakilan terbaik dari provinsi masing-masing, terlepas dari hasil akhir yang diperoleh. “Meski berbeda tempat pelaksanaan, mereka semua tetap paskibraka,” tambahnya.
Letnan Kolonel Khasan Syukur, salah satu anggota tim verifikator, menekankan bahwa standar kedisiplinan yang diterapkan setara dengan yang berlaku di lingkungan militer dan kepolisian. Ia memberikan apresiasi terhadap kesiapan peserta yang terlihat dari awal kedatangan mereka. Khasan juga meminta kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembinaan calon peserta agar dapat lebih siap menghadapi seleksi yang semakin ketat di masa mendatang.
Khasan berpesan kepada peserta yang belum berhasil agar tidak berkecil hati dan tetap berusaha, karena perjalanan ini adalah bagian dari proses yang lebih besar.