Syracusebroadband.org – John Phelan, Sekretaris Angkatan Laut Amerika Serikat, dipecat oleh Presiden Donald Trump akibat ketidakmampuannya dalam merealisasikan rencana pembangunan kapal perang baru yang dijadwalkan dalam waktu yang dekat. Keputusan pemecatan ini diumumkan pada Kamis, berdasarkan laporan dari pejabat senior pertahanan.
Rencana ambisius tersebut diumumkan oleh Trump pada bulan Desember, di mana ia memperkenalkan kapal perang futuristik yang dirancang dengan teknologi canggih seperti sistem tempur laser dan rudal hipersonik. Kapal tersebut diberi nama kelas Trump, dan diharapkan menjadi bagian dari “Armada Emas” baru Angkatan Laut AS.
Phelan—seorang investor miliarder yang diangkat menjadi Sekretaris Angkatan Laut—menyatakan bahwa kapal ini akan menjadi armada perang yang tak tertandingi. Namun, menurut surat kabar New York Times, Phelan mengalami kesulitan untuk memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan Trump, yang menyebabkan presiden memecatnya. Selain itu, pejabat militer juga mengungkapkan bahwa industri pembuatan kapal di AS tidak memiliki kapasitas untuk membangun kapal berteknologi tinggi dalam waktu yang ditentukan.
Saat menyadari tantangan ini, Phelan mencoba mencari solusi dengan mengusulkan agar pemerintah AS bekerja sama dengan galangan kapal di Eropa. Usulannya ditolak oleh Trump, yang menekankan pentingnya pembangunan kapal dengan material dari dalam negeri. Dengan pemecatan Phelan, kesuksesan proyek kapal perang ini kini berada dalam ketidakpastian, memunculkan pertanyaan mengenai langkah selanjutnya bagi Angkatan Laut AS.