[original_title]

PU Kerahkan Pompa dan Tangki Air Atasi Kekeringan Kalbar

Syracusebroadband.org – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil tindakan cepat untuk menangani isu kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana ini, terutama selama musim kemarau. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan penyediaan infrastruktur yang diperlukan.

Untuk memastikan ketersediaan air, Kementerian PU, melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Barat, mengerahkan sumber daya seperti pompa dan tangki air ke daerah-daerah terdampak, termasuk Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status darurat bencana karhutla, menandakan seriusnya kondisi saat ini.

Kementerian juga menerjunkan personel di wilayah-wilayah yang terdampak, seperti Ketapang dan Kubu Raya, untuk menilai kebutuhan penanganan terkait sumber daya air dan infrastruktur. M. Tahid, Kepala BWS Kalimantan I, menjelaskan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi kondisi yang memburuk.

Musim kemarau yang diperparah oleh fenomena El Nino meningkatkan risiko kebakaran di Kalimantan, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki lahan gambut. Kepala BPBPK Kalbar, Mohd. Yoza Habibie, juga menambahkan bahwa bantuan air bersih telah disalurkan ke beberapa daerah yang terpengaruh, termasuk Kabupaten Kubu Raya dan Sanggau. Upaya-upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi dampak bencana sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

Baca Juga  Penyidik Kumpulkan Bukti Kebakaran Kapal Federal II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top