[original_title]

Polres Bogor Ungkap Jaringan Peredaran Etomidat Senilai Rp6 Juta

Syracusebroadband.org – Kepolisian Resor Bogor mengadakan konferensi pers terkait penemuan baru dalam peredaran narkotika jenis etomidat yang digunakan dalam rokok elektronik (vape), dengan nilai jual mencapai Rp6 juta per kartrid. Penemuan ini menjadi sorotan karena etomidat sebelumnya belum pernah terungkap dalam kasus-kasus yang ditangani Polres Bogor.

AKBP Wikha Ardilestanto, Kapolres Bogor, menjelaskan bahwa dalam periode Mei hingga Juli 2026, terdapat tiga kasus terkait etomidat di wilayah tersebut. Salah satu tersangka, berinisial EJ, ditangkap di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, dengan barang bukti sebanyak 65 kartrid etomidat dan 70 bungkus “happy water.” Tersangka diduga sudah mengedarkan barang tersebut selama dua bulan terakhir.

Wikha menambahkan bahwa etomidat dijual dalam bentuk kartrid, dengan harga berkisar antara Rp4 juta hingga Rp6 juta. Satu kartrid memungkinkan sekitar 40 kali hisapan, yang menunjukkan potensi bahaya bagi konsumen, terutama kaum muda. Selain itu, peredaran “happy water” juga ditemukan di lokasi yang sama, dengan harga sekitar Rp600 ribu per bungkus.

Menurut Kapolres, kedua jenis narkotika ini sebelumnya lebih banyak dijumpai di Jakarta, namun kini mulai merambah ke Kabupaten Bogor, terkhusus di kawasan Gunung Putri dan Citeureup, yang memiliki tingkat ekonomi relatif tinggi. Dalam periode yang sama, Satres Narkoba Polres Bogor juga mengungkap 74 kasus narkoba dengan 95 tersangka, dan barang bukti lainnya seperti sabu, ganja, serta obat keras tertentu.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi terhadap upaya aparat dalam mengungkap peredaran narkoba, menekankan perlunya dukungan berkelanjutan untuk melindungi generasi muda dari ancaman tersebut.

Baca Juga  Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Ditangkap atas Kasus Suap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top