[original_title]

Menumpang Gratis, Namun Enggan Bantu Perjuangan Melawan Iran

Syracusebroadband.org – Menteri Perang Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengeluarkan pernyataan keras yang mengecam sejumlah negara anggota NATO. Dalam pidatonya di Brussels saat pertemuan para menteri pertahanan NATO, Hegseth menilai bahwa beberapa negara hanya “menumpang gratis” tanpa memberikan dukungan yang memadai dalam menghadapi ancaman, termasuk dalam situasi perang baru-baru ini melawan Iran.

Hegseth menyoroti bahwa beberapa negara aliansi tidak mengizinkan pesawat tempur AS untuk menggunakan pangkalan udara mereka selama konflik yang berlangsung selama 40 hari. Pernyataan ini dilaporkan dibocorkan oleh Pentagon, menunjukkan bahwa pemerintah AS ingin negara-negara Eropa meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka.

Menteri Perang mengindikasikan bahwa kehadiran militer Amerika di Eropa akan ditinjau ulang, dan berencana untuk mengurangi jumlah pasukan di negara-negara dengan anggaran pertahanan yang rendah. Hegseth menyatakan, “Iuran tahunan NATO kita akan bergantung pada negara-negara lain yang memenuhi target pengeluaran pertahanan mereka.”

Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya mendorong negara-negara Eropa untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga keamanan kontinen, termasuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 3,5% dari PDB pada tahun 2035. Pada pertemuan puncak di Den Haag, hampir semua anggota NATO, kecuali Spanyol, sepakat untuk mengikuti kesepakatan ini.

Dengan situasi global yang semakin kompleks, penegasan Hegseth menyiratkan urgensi bagi para sekutu NATO untuk berkomitmen lebih besar dalam meningkatkan kemampuan pertahanan mereka, serta menciptakan kemitraan yang lebih seimbang dalam aliansi.

Baca Juga  Prabowo Umumkan Beasiswa Penuh untuk Pendidikan Medis Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top