Syracusebroadband.org – Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan di Korea Selatan pada Senin (23/2) untuk menanggulangi kebakaran hutan yang telah berlangsung selama tiga hari. Kebakaran ini dimulai pada Sabtu di Kabupaten Hamyang, Provinsi Gyeongsang Selatan, dan telah menghanguskan sekitar 190 hektar lahan.
Sebanyak 600 personel dari Dinas Kehutanan bekerja keras semalaman dalam upaya mengendalikan api, yang pada Senin pagi baru mencapai tingkat pengendalian sebesar 32 persen. Namun, tantangan muncul dari kondisi medan yang curam dan angin kencang yang mengganggu proses pemadaman. Untuk mempercepat pemadaman, 51 helikopter dikerahkan guna membantu menjangkau area-area sulit.
Perdana Menteri Kim Min-seok mengunjungi lokasi kebakaran pada hari yang sama untuk meninjau perkembangan upaya pemadaman serta memberikan dukungan kepada para petugas. Dinas Kehutanan menetapkan bahwa kebakaran ini berada pada Level 2, kategori yang ditetapkan ketika kerusakan lahan diperkirakan melebihi 100 hektar dan angin berkecepatan lebih dari 11 meter per detik.
Sebagai langkah cepat, Badan Pemadam Kebakaran Nasional juga mengeluarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran secara nasional. Ini adalah respons yang diperkuat menghadapi situasi yang semakin mendesak, di mana pemadaman diperkirakan akan berlangsung lebih dari 48 jam.
Kebakaran hutan ini mencerminkan tantangan serius dalam mitigasi bencana alam di kawasan tersebut, di tengah semakin meningkatnya frekuensi kebakaran hutan yang dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat. Dengan upaya kolaboratif dari berbagai instansi, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan dan efeknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan.