[original_title]

Kemenag Siapkan Tim Mobile Crisis Rescue untuk Tanggap Darurat di Mina

Syracusebroadband.org – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan fasilitas Mobile Crisis Rescue (MCR) di Mina, Arab Saudi, untuk melindungi jemaah haji Indonesia selama fase haji yang krusial ini. Tim MCR akan bertugas di area Jamarat selama pelaksanaan lontar jumrah pada hari Tasyrik, memberikan pertolongan pertamanya, melakukan evakuasi darurat, dan membantu mengurai kepadatan jemaah.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa MCR adalah bagian dari upaya meningkatkan layanan di titik-titik penting dalam pergerakan haji. “MCR bertugas memberikan pertolongan pertama dan menangani situasi darurat, termasuk bantuan bagi jemaah yang pingsan, tersesat, atau mengalami kelelahan,” ujarnya di Jakarta.

Posko MCR ditempatkan di lokasi strategis di Jamarat dan jalur perlintasan jemaah untuk memastikan respons cepat terhadap keadaan darurat. Petugas MCR diinstruksikan untuk memantau situasi secara langsung agar dapat memberikan bantuan segera kepada jemaah yang membutuhkannya.

MCR merupakan langkah penting dalam upaya Kemenhaj untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan aman dan nyaman, terutama bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. “Pelindungan jemaah adalah prioritas utama. Petugas tidak hanya berada di tenda, tetapi juga disiagakan di jalur pergerakan jemaah untuk menangani situasi darurat,” tambah Maria.

Selama periode lontar jumrah yang dimulai pada 11 Dzulhijjah 1447 H, jemaah diimbau untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Proses lontar akan dilakukan dalam dua sesi pada tanggal tersebut, dengan waktu larangan melontar yang berlaku di antara sesi. Kemenhaj berkomitmen untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang baik dan aman bagi seluruh jemaah.

Baca Juga  Fajar Fikri Kalahkan Jagoan Malaysia, Melaju ke Semifinal!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top