[original_title]

Iran Sebut Kapal Perang AS di Timur Tengah Manuver Strategis

Syracusebroadband.org – Iran mengklaim bahwa kehadiran kapal perang Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah bukanlah sekadar pertunjukan, tetapi merupakan manuver militer yang serius. Pernyataan ini disampaikan oleh Brigadir Jenderal Mohammad Jafar Asadi, seorang komandan senior militer Iran, menyusul peningkatan penggelaran kapal perang dan jet tempur AS yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat terkait program nuklir sipil Teheran.

Asadi mengungkapkan pandangannya pada hari Minggu, dengan menekankan bahwa pemerintah Iran telah menyikapi tindakan AS dengan tegas. Ia menjelaskan bahwa kehadiran kapal perang AS di Teluk Persia dan Laut Oman sudah berlangsung selama bertahun-tahun, merefleksikan fase propaganda lebih dari sekadar manuver militer. Dalam konteks ini, Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, juga menyampaikan pernyataan bahwa meskipun kapal induk merupakan senjata yang berbahaya, senjata yang mampu menenggelamkannya justru lebih berbahaya.

Asadi juga mencatat kegagalan yang dialami oleh musuh-musuh Republik Islam Iran selama hampir 47 tahun. Ia menyebut negara-negara barat dan rezim Zionis sebagai “tumor ganas” di wilayah Timur Tengah, menegaskan harapannya agar para penghasut konflik ini segera berakhir.

Pernyataan tersebut mencerminkan ketegangan yang mendalam antara Iran dan negara-negara barat, terutama AS, di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini mengingat dampaknya terhadap stabilitas regional di Timur Tengah.

Baca Juga  Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan PBI BPJS Terjamin Berlanjut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top