[original_title]

Iran Menolak Tuduhan Trump Tentang Rudal dan Ambisi Nuklir

Syracusebroadband.org – Iran telah membantah keras tuduhan yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait pengembangan rudal dan ambisi nuklir negara tersebut. Trump mengklaim bahwa Teheran sedang berusaha untuk mengembangkan sistem persenjataan yang dapat mengancam Amerika Serikat dan menuduh Iran kembali mengejar program nuklirnya yang disebut “jahat.”

Pernyataan ini muncul di tengah negosiasi yang masih berlangsung antara kedua negara mengenai program nuklir. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menanggapi tuduhan tersebut dengan menyebutnya sebagai propaganda yang tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa semua klaim terkait program rudal dan nuklir Iran hanyalah pengulangan kebohongan dan tidak memiliki fakta yang kuat.

Dalam penjelasannya, Baqaei menyebutkan bahwa segala tuduhan mengenai pengembangan rudal balistik dan korban jiwa selama kerusuhan baru-baru ini telah diputarbalikkan. Ia juga merujuk pada klaim Trump bahwa Iran tengah melakukan upaya untuk membangun rudal yang bisa mengancam Eropa serta pangkalan militer luar negeri AS.

Di sisi lain, Trump mengancam akan melancarkan serangan militer jika kesepakatan tidak tercapai, sambil menuntut agar pengayaan uranium oleh Iran dihentikan sepenuhnya. Meskipun demikian, Iran menjelaskan bahwa program nuklirnya bertujuan untuk kepentingan damai dan menegaskan keberadaan rudal sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional.

Dalam konteks tersebut, pemerintah Iran menyatakan kesediaannya untuk menerima pengawasan dari badan-badan internasional guna membuktikan bahwa aktivitas nuklirnya tidak ditujukan untuk kepentingan militer. Negosiasi ini menjadi sangat penting mengingat ketegangan yang tinggi antara kedua negara.

Baca Juga  MNC Sekuritas Luncurkan MotionTrade Lite untuk Investor Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top