[original_title]

DSI Diharapkan Tingkatkan Daya Saing RI Melalui Pengawasan Ekspor

Syracusebroadband.org – Penguatan peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai pengawas dan penyelaras data ekspor diharapkan dapat meningkatkan daya saing komoditas Indonesia di pasar global. Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, mengungkapkan keyakinan ini dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada hari Minggu di Jakarta.

Herry menegaskan bahwa DSI bukan hanya akan meningkatkan keandalan penerimaan negara, tetapi juga membantu memperkuat posisi tawar komoditas Indonesia. Pahala N. Mansury, Managing Director BPI Danantara, juga menyampaikan komitmen untuk mengintegrasikan DSI dengan portal National Single Window (NSW) untuk mengelola ekspor komoditas strategis.

Sistem yang dikembangkan DSI mengacu pada praktik internasional terbaik seperti Automated Commercial Environment (ACE) di Amerika Serikat dan TradeNet di Singapura. Herry menjelaskan bahwa DSI berfungsi lebih sebagai entitas bisnis terintegrasi dibandingkan sekadar sistem perangkat lunak yang dimiliki regulator. Dengan demikian, DSI diharapkan dapat menghimpun dan menyelaraskan data komersial dari eksportir sebelum masuk ke sistem pemerintah.

Dalam operasionalnya, DSI memiliki dua fungsi utama: sebagai perantara (intermediary) yang mengumpulkan data dan sebagai penanda (flagging) untuk validasi dokumen dan kepatuhan standar komoditas. Fungsi penandaan ini membantu memberikan legitimasi untuk transparansi data ekspor tanpa mengambil alih wewenang regulator.

Integrasi sistem DSI dengan portal NSW diharapkan dapat membawa tata kelola komoditas strategis Indonesia setara dengan standar dunia. BPI Danantara mengutamakan transparansi dan kepastian bagi eksportir, memastikan bahwa data yang dikelola tetap akurat dan sesuai dengan kontrak yang ada.

Baca Juga  BEI Sarankan Investor Cermat Atur Strategi Saat IHSG Koreksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top