Syracusebroadband.org – Derby Manchester edisi ke-198 akan berlangsung di Old Trafford pada pekan ke-22 Liga Primer Inggris, tepatnya pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pertandingan ini menjadi perhatian khusus karena menjadi momen kembalinya Michael Carrick sebagai manajer Manchester United, yang akan menghadapi tantangan strategi dari Pep Guardiola.
Setelah pemecatan Ruben Amorim akibat konflik internal dan hasil buruk, manajemen Manchester United memilih Carrick untuk membawa stabilitas. Carrick dikenal dengan pendekatan pragmatis yang lebih seimbang dibandingkan sistem tiga bek yang diterapkan Amorim. Kehadiran kembali Bryan Mbeumo dan Amad Diallo dari Piala Afrika diharapkan mampu meningkatkan daya serang tim.
Di pihak lain, Guardiola dihadapkan pada masalah besar di lini belakang. Dengan absennya tiga bek tengah, yaitu Josko Gvardiol, Ruben Dias, dan John Stones karena cedera, City terpaksa mengandalkan bek muda seperti Max Alleyne atau memindahkan pemain tengah untuk memperkuat pertahanan. Meskipun Manchester City secara umum mendominasi penguasaan bola, kerentanan mereka terhadap serangan balik cepat dapat dimanfaatkan oleh pemain seperti Matheus Cunha dan Benjamin Sesko.
Menjelang laga, Manchester United berada di posisi ketujuh dengan 32 poin, sedangkan Manchester City menempati urutan kedua dengan 43 poin. Dalam lima pertandingan terakhir, United meraih tiga kali seri, sekali menang, dan sekali kalah, sementara City meraih tiga kemenangan dan dua hasil seri. Pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk City.
Kunci pertandingan ini terletak pada pertarungan di lini tengah, di mana Kobbie Mainoo dari United akan melawan Rodri yang baru sembuh dari cedera. Jika United dapat memutus aliran bola menuju Erling Haaland, Old Trafford bisa menjadi tempat yang menantang bagi sang juara bertahan.
Prediksi pertandingan menyebutkan laga akan berakhir imbang 1-1, dengan Carrick yang sering kali membawa dampak positif namun kualitas Haaland bisa menjadi pembeda.