[original_title]

Dampak Kabut Asap, Penerbangan Jakarta-Jambi Ditunda

Syracusebroadband.org – Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi mengalami gangguan serius akibat kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Pada Rabu, 30 September 2026, jarak pandang di bandara tersebut menurun drastis hingga mencapai sekitar 1.200 meter. Fenomena ini berdampak pada penundaan dua penerbangan rute Jakarta-Jambi yang dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 10.25 dan 10.35 WIB.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menyatakan bahwa kondisi ini telah memaksa pihaknya untuk mengambil langkah penundaan demi keselamatan penumpang. Selain dua penerbangan tersebut, potensi gangguan lebih lanjut juga diperkirakan jika kabut asap tidak segera berkurang. Ia menambahkan bahwa pihak bandara akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan.

Kondisi kabut asap yang menyelimuti Jambi merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan tersebut, masalah yang sering kali berulang setiap tahun. Upaya untuk mengatasi kebakaran ini masih menjadi tantangan, karena penyebabnya sangat beragam dan seringkali berkaitan dengan kegiatan pembakaran lahan untuk pertanian.

Diharapkan masyarakat dan pihak terkait dapat bersama-sama menanggulangi masalah kabut asap ini agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan transportasi dan kesehatan. Penundaan penerbangan menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap lingkungan dan tindakan preventif yang lebih efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di masa mendatang.

Baca Juga  Arus Mudik Lebaran 2026: One Way Diperluas di Trans Jawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top