[original_title]

BP MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi

Syracusebroadband.org – Badan Pengkajian MPR RI menggelar diskusi grup terarah mengenai penguatan pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi Indonesia. Acara yang berlangsung di Denpasar, Bali, pada 19 Juni 2026 ini dihadiri oleh para akademisi dan pakar hukum, termasuk Prof. I Dewa Gede Palguna dan Dr. Kadek Dwita Apriani dari Universitas Udayana.

Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Yasonna H. Laoly, menjelaskan bahwa tujuan forum ini adalah untuk mengumpulkan pandangan kritis mengenai pelaksanaan demokrasi Pancasila di Indonesia. Ini mencakup evaluasi terhadap kualitas demokrasi yang telah berjalan lebih dari dua dekade sejak reformasi dan lima kali pemilu nasional. Yasonna menekankan bahwa demokrasi tidak hanya dilihat dari pelaksanaan pemilu secara berkala, tetapi juga dari kemampuan sistem politik dalam mewakili rakyat secara adil.

Dalam diskusi tersebut, hasil penelitian mengenai Pilkada Bali 2024 diungkap oleh Dr. Kadek Dwita Apriani. Penelitian menunjukkan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi dan penyelenggaraan pemilu yang baik secara prosedural. Namun, terdapat sejumlah isu substantif yang masih perlu diatasi. Prof. I Dewa Gede Palguna menambahkan bahwa tantangan terpenting adalah memastikan bahwa amanat konstitusi dapat dilaksanakan konsisten.

Berbagai pendapat selama forum juga menyoroti perlunya penguatan fungsi pengawasan parlemen, demokratisasi partai politik, dan tantangan demokrasi di era digital. Yasonna menegaskan bahwa semua pandangan ini akan dirangkum untuk disampaikan kepada pimpinan MPR RI, demi memperkuat kehidupan demokrasi yang berkeadilan di Indonesia, sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.

Baca Juga  Motul dan Kawasaki Indonesia Bekerja Sama di IIMS 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top