Syracusebroadband.org – Pondok Pesantren Al Falah yang terletak di Ploso, Kediri, Jawa Timur, telah mengumumkan bahwa awal Ramadan 2026 akan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini berdasarkan penghitungan hisab yang dilakukan oleh lembaga yang berwenang terkait posisi hilal.
Dalam sebuah video yang disebarluaskan melalui akun Instagram resmi mereka, salah satu pengurus pondok menyampaikan informasi ini. Penghitungan dilakukan dengan cermat, di mana posisi hilal tercatat pada ketinggian 11 derajat dan 57 menit, memenuhi syarat untuk penentuan awal bulan suci tersebut.
Sehari sebelum pengumuman ini, tepatnya pada 17 Februari 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan pemantauan hilal yang juga dikenal dengan istilah rukyatul hilal. Kegiatan ini dilaksanakan di 96 titik di seluruh Indonesia, dan hasilnya akan dibahas dalam sidang isbat yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk Duta Besar negara sahabat, anggota DPR, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, sidang isbat merupakan forum penting yang mengedepankan pendekatan ilmiah dan kolaboratif antar umat. Dalam konteks ini, Ijtima akhir bulan Syaban diperkirakan akan terjadi pada pukul 17.52 WIB pada 17 Februari 2026.
Kegiatan pemantauan dan sidang isbat ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyiapkan awal Ramadan secara akurat dan transparan, sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang berlaku di Indonesia.