[original_title]

Arsenal Terkalahkan PSG di Final, Arteta Yakin Penalti Layak Didapat

Syracusebroadband.org – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan kekecewaan terhadap keputusan wasit pada final Liga Champions 2025-2026 yang mempertemukan timnya dengan Paris Saint-Germain (PSG). Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Minggu (31/5/2026), Arteta merasa seharusnya Arsenal mendapatkan penalti saat masa tambahan.

Laga dimulai dengan Arsenal mencetak gol melalui Kai Havertz pada menit keenam. PSG merespons dengan agresif, namun baru mampu menyamakan kedudukan lewat penalti yang dieksekusi Ousmane Dembele pada menit ke-64. Dengan skor 1-1, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan, tetapi tidak ada gol tambahan tercipta. Dalam adu penalti, PSG berhasil menang 4-3.

Setelah pertandingan, Arteta mengungkapkan pendapatnya tentang insiden di kotak penalti yang melibatkan Nuno Mendes dan Noni Madueke. Ia berpendapat bahwa tindakan tersebut seharusnya dijatuhi penalti. “Saya menonton semua penalti di kompetisi ini selama 72 jam untuk memahami apakah itu layak dan itu seharusnya dianggap sebagai penalti,” ujarnya, mengacu pada ketidakpuasan terhadap keputusan wasit Daniel Siebert.

Keputusan ini membuat Arsenal merasa dirugikan dalam pertandingan yang ketat dan menentukan, yang mengakibatkan mereka harus menelan kekalahan setelah berjuang keras. Kekecewaan ini akan menjadi sorotan bagi penggemar dan analis sepakbola, terutama mengenai pertimbangan wasit dalam situasi krusial di laga bergengsi seperti Liga Champions. Penutup dari pernyataan Arteta mencerminkan harapan akan evaluasi lebih lanjut dalam keputusan wasit di masa mendatang.

Baca Juga  Pakar Soroti Pentingnya Audit Mandiri demi Keakuratan Data Sawit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top