[original_title]

Mendag Umumkan Minyakita Tidak Digunakan untuk Bantuan Pangan

Syracusebroadband.org – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumumkan bahwa minyak goreng rakyat, yang dikenal sebagai Minyakita, tidak akan lagi menjadi bagian dari program bantuan pangan pemerintah. Pernyataan ini disampaikan oleh Budi selama konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada hari Senin.

Budi menjelaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan mendistribusikannya melalui pasar rakyat. “Sekarang tidak ada lagi Minyakita untuk bantuan pangan. Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya,” ujar Budi.

Kementerian Perdagangan juga tengah bekerja sama dengan produsen, Perum Bulog, dan ID Food untuk memastikan kelancaran distribusi. Ia menekankan bahwa Minyakita bukanlah minyak goreng bersubsidi, melainkan hasil dari skema domestic market obligation (DMO), yang mewajibkan pelaku usaha untuk menyediakan pasokan demi kebutuhan dalam negeri.

Di sisi lain, Budi menyampaikan rencana untuk membuat program bantuan pangan pemerintah lebih fleksibel ke depannya. Jika terjadi kelebihan pasokan yang menyebabkan harga komoditas turun, pemerintah bisa mempertimbangkan untuk memanfaatkan komoditas tersebut sebagai bantuan pangan. Misalnya, telur dan daging ayam bisa diambil sebagai opsi jika harga mereka di tingkat produsen jatuh.

Lebih lanjut, sinergi antara program bantuan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memberikan peluang penyerapan beragam komoditas pangan yang tertekan harganya. “Kami sudah memiliki ekosistem yang berjalan dengan baik untuk menangani kondisi ini,” tambah Budi.

Baca Juga  NASA Yakinkan Bulan dan Bumi Terlindungi dari Ancaman Asteroid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top