Syracusebroadband.org – Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengumumkan adanya investasi senilai Rp500 miliar dari sebuah perusahaan garmen yang beroperasi di Pringsurat. Investasi ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Temanggung, Dwi Sukarmei, menyatakan bahwa proses administrasi terkait lahan yang akan digunakan oleh perusahaan tersebut hampir selesai, dengan 50 persen sudah rampung.
Dwi menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah melakukan pembayaran kepada warga yang memiliki tanah, dan targetnya adalah menyelesaikan semua administrasi pertanahan pada akhir bulan ini. Setelah itu, proses perizinan akan dilaksanakan selama satu atau dua bulan ke depan. Ia memperkirakan pembangunan pabrik akan dimulai pada Mei atau Juni 2026.
Sukarmei menambahkan bahwa investor berharap pabrik dapat mulai beroperasi pada akhir Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027, dengan kapasitas untuk menyerap sekitar 9.000 tenaga kerja, diharapkan sebagian besar dari warga Kabupaten Temanggung. Produk yang akan dihasilkan oleh pabrik tersebut adalah garmen berupa jersi dan kaus olahraga untuk diekspor ke luar negeri.
Keberadaan investasi ini dianggap sebagai angin segar bagi Kabupaten Temanggung dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi. Harapan besar disematkan pada proyek ini sebagai langkah signifikan untuk kemakmuran masyarakat setempat.