[original_title]

Validasi Rumah Rusak Pascabanjir Tukka di Tapanuli Tengah

Syracusebroadband.org – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan validasi ulang data mengenai rumah-rumah yang rusak akibat bencana di Kecamatan Tukka, Sumatera Utara, pada Minggu (22/2). Proses ini dilakukan sebagai respons terhadap banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu, yang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur lokal.

Anggota Tim Penanggulangan Bencana Tapanuli Tengah, Osis Waluyo Manik, menyampaikan bahwa awalnya diperkirakan sekitar 100 unit rumah dari tiga desa di Kecamatan Tukka terdampak. Validasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi data terkait rumah yang hilang atau rusak, sehingga bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut dipicu oleh hujan deras yang berkepanjangan, meningkatkan risiko tanah longsor. Sebagian besar rumah yang rusak, menurut informasi dari tim penanggulangan bencana setempat, berada di lokasi yang sebelumnya tidak teridentifikasi sebagai daerah rawan bencana. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya memperbaiki sistem pemantauan dan pengelolaan risiko bencana.

Masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam proses validasi ini, dengan memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi rumah mereka. Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan kampanye kesadaran saat terjadi bencana untuk meminimalisir dampak yang mungkin ditimbulkan di masa depan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan rekonstruksi dan rehabilitasi daerah yang terkena dampak dapat berjalan efektif dan cepat.

Baca Juga  Menkum Apresiasi Posbankum Sukoreno Kulon Progo Atasi Masalah Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top