[original_title]

Shin Tae-yong: VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Rendah pada 2020

Syracusebroadband.org – VO2 max pemain Timnas Indonesia pada awal tahun 2020 sangat mengecewakan, dengan rata-rata di angka 30, sebuah angka yang setara dengan kemampuan anak-anak Sekolah Dasar. Hal ini diungkapkan oleh Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, saat mengingat momen awal dirinya menangani tim. Menurut Shin, VO2 max merupakan indikator penting bagi seorang atlet, menunjukkan volume maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh selama aktivitas fisik intens.

Shin Tae-yong menjelaskan, hasil tes yang dilakukan saat training camp menunjukkan bahwa rata-rata VO2 max pemain Indonesia berada jauh di bawah standar normal, di mana seharusnya angka minimal adalah 60. Beberapa pemain bahkan hanya mencatatkan angka di bawah 30, dan ada sebagian yang mencapai 35. “Angka 30 itu biasanya untuk pemain level SD dan SMP, sedangkan pemain dengan tingkat SMA seharusnya berada di angka 40-50,” ungkapnya dalam sebuah wawancara di YouTube.

Menanggapi hasil tes yang mengecewakan tersebut, Shin Tae-yong mengambil langkah tegas dengan melakukan “potong generasi” di skuad timnas. Ia memanggil sejumlah pemain muda kelahiran akhir 1990-an dan awal 2000-an, termasuk Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rizki Ridho, Witan Sulaeman, dan Egy Maulana Vikri. Dengan skuad yang lebih segar dan berenergi, Shin berupaya untuk lebih mudah menanamkan filosofinya dalam cara bermain yang diinginkannya.

Langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi performa Timnas Indonesia di kompetisi mendatang, meningkatkan daya saing dan kemampuan fisik para pemain dalam menghadapi pertandingan internasional.

Baca Juga  Arema FC Arahkan Perhatian pada Lini Tengah Setelah Kalah 1-2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top