Syracusebroadband.org – Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) baru-baru ini meluncurkan divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka mendukung dan memperkuat aktivitas bisnis di kalangan alumni, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di komunitas mereka. Peluncuran ini berlangsung di Jakarta Selatan pada hari Minggu, dipimpin oleh Ketua Umum IKA SMAN 37, Komjen Polisi (Purn) Boy Rafli Amar.
Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa pembentukan divisi UMKM ini merupakan upaya untuk sejalan dengan kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto, yang dikenal dengan istilah Prabowonomics. Konsep tersebut menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan kemandirian, yang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan anggota alumni serta masyarakat luas.
Menurut Rafli, penguatan jaringan UMKM di kalangan alumni tidak hanya akan menguntungkan anggota organisasi, tetapi juga berdampak positif pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Ia optimis jika seluruh ikatan alumni SMA di Indonesia membentuk divisi serupa, maka dapat tercipta kesejahteraan yang lebih besar.
Selain itu, Ketua Divisi Humas IKA SMAN 37, Debbie Dahlia, mengungkapkan bahwa saat ini telah ada hampir 100 pelaku UMKM yang terdaftar di bawah naungan IKA SMAN 37, dengan omzet usaha bulanan yang bervariasi dari Rp10 juta hingga Rp100 juta. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan bahwa gerakan ekonomi di kalangan alumni sangat menjanjikan.
Peluncuran divisi UMKM ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh alumni terkemuka, termasuk Laksda TNI Supo Dwi Diantara, Hendri Satrio, Nova Harivan Paloh, dan musisi Katon Bagaskara, yang menunjukkan dukungan luas bagi inisiatif ini. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam usaha kolektif alumni untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan ekonomi di Indonesia.