[original_title]

Bupati Bantul: Harga Bahan Pokok Naik Tapi Masih Terjangkau

Syracusebroadband.org – Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipastikan tidak akan melampaui daya beli masyarakat. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan optimisme ini dalam sebuah wawancara di Bantul pada Selasa. Ia menjelaskan bahwa fenomena kenaikan harga bahan pokok sebelum periode puasa merupakan hal yang biasa terjadi akibat permintaan yang meningkat.

Berdasarkan keterangan Bupati, meskipun ada tarif yang lebih tinggi, pergerakan harga sembako masih dalam batas yang wajar dan dapat dijangkau oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi adalah bagian dari siklus tahunan yang tidak perlu dikhawatirkan. “Yang terpenting adalah harga-harga tersebut tetap dalam batas daya beli rata-rata masyarakat Bantul,” tuturnya.

Bupati juga menginformasikan bahwa pemerintah kabupaten melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) serta Dinas Pertanian Bantul akan melakukan pemantauan rutin terhadap harga bahan pokok di pasar. “Kami setiap hari memantau dan memperbarui informasi harga sembako dan bahan pokok strategis di pasar agar kami tahu pergerakan harga dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Saat ini, menurut laporan pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada lonjakan harga yang signifikan, dan ketersediaan stok bahan pokok dinilai masih aman. Terutama untuk beras, yang dikatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kami akan terus menjaga dan memantau situasi ini untuk memastikan kestabilan harga dan pasokan,” tutup Bupati.

Baca Juga  Mikhayla Shanum, Bocah 11 Tahun dari Papua Pegunungan yang Bersinar di SEA Games 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top