[original_title]

Ketum The Jakmania Duga Provokasi di Kericuhan Persita vs Persija

Syracusebroadband.org – Insiden kericuhan suporter terjadi pada pertandingan antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Banten International Stadium, Serang, pada 17 Oktober 2026. Ketua Umum (Ketum) The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, mengungkapkan bahwa provokasi oleh oknum tertentu diduga menjadi penyebab utama kerusuhan yang mewarnai laga tersebut.

Laga ini berlangsung dalam konteks Super League 2026-2027 dan berakhir dengan kemenangan tipis untuk Persita dengan skor 3-2. Namun, pertandingan sempat terhenti sekitar 30 menit akibat kericuhan antara suporter. Aditya, yang hadir di lokasi kejadian, menyatakan bahwa sekelompok orang berpakaian putih masuk ke tribun dan melakukan provokasi dengan merusak spanduk The Jakmania.

Menurut Aditya, provokasi tersebut memperburuk situasi yang sudah tegang, menyentuh harga diri suporter dan menyebabkan kemarahan. “Ketika ada provokasi kecil saja, suporter yang sudah berada dalam suasana panas akan bereaksi,” jelasnya dalam sebuah wawancara.

Lebih lanjut, Aditya menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan sportivitas dalam pertandingan. Dia juga menyerukan kepada pihak berwenang untuk menyelidiki siapa pihak yang bertanggung jawab atas provokasi tersebut. Kejadian ini menyoroti perlunya upaya lebih dalam mencegah kericuhan di masa mendatang, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh penonton di stadion.

Dengan insiden ini, The Jakmania berharap agar diskusi mengenai keamanan di stadion menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara dan otoritas terkait, guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama pertandingan sepak bola di Indonesia.

Baca Juga  Jadi Runner-Up FIFA Series, John Herdman Puji Permainan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top