[original_title]

Menkeu Harap KSSK Lebih Cermat Nilai Ekonomi Pasca Gubernur Baru

Syracusebroadband.org – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya penyempurnaan instrumen penilaian kondisi ekonomi dan likuiditas pasar melalui forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Hal ini diutarakannya menyusul pelantikan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Dalam wawancara di Mahkamah Agung Jakarta, Rabu lalu, Purbaya menjelaskan bahwa KSSK akan memperbaiki cara penilaian kondisi ekonomi agar lebih akurat dan mencerminkan realitas terkini.

Purbaya mengakui keterlambatannya dalam mengevaluasi likuiditas pasar, yang sering kali hanya mengandalkan indikator tradisional seperti alat likuid terhadap non-core deposit dan dana pihak ketiga. Menurutnya, banyak tantangan likuiditas yang dihadapi perbankan tidak dapat teridentifikasi dengan alat yang selama ini digunakan. Ia menegaskan perlunya pengembangan alat yang lebih efektif untuk menilai kondisi di lapangan secara lebih mendalam.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi antara OJK, BI, dan lembaga terkait lainnya. Friderica mengungkapkan bahwa sinergi dalam menjaga stabilitas keuangan penting untuk mencegah kebijakan yang saling bertentangan, sekaligus memastikan stabilitas sistem keuangan.

Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031, selanjutnya diikuti dengan pelantikan Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia dan dianggap penting bagi stabilitas ekonomi negara. Purbaya berharap dengan kepemimpinan baru di Bank Indonesia, sinergi antara lembaga akan semakin terjalin demi menjaga kondisi ekonomi tanah air.

Baca Juga  Pasca Gempa Bekasi: 41 Rumah Rusak di Karawang, 111 Jiwa Terpengaruh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top