[original_title]

IHSG Turun Sementara Menanti Hasil Simposium Jackson Hole AS

Syracusebroadband.org – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada Jumat sore, mencatatkan penurunan 3,63 poin atau 0,06 persen ke level 6.518,12. Penurunan ini terjadi ketika pelaku pasar menunggu penyelenggaraan Simposium Jackson Hole oleh Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, yang diadakan pada 28 Agustus mendatang. Sementara itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,75 poin atau 0,12 persen, mencapai level 641,82.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyatakan bahwa pelaku pasar cenderung menahan diri, mengingat situasi diplomatik yang rumit antara AS dan Iran, serta pidato Ketua The Fed Kevin Warsh yang diharapkan dapat memberikan panduan mengenai kebijakan suku bunga AS. Prediksi menunjukkan ada kemungkinan lebih dari 70 persen untuk kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun ini, khususnya di bulan Desember. Sementara itu, untuk pertemuan yang akan datang di bulan September, probalitas tidak adanya perubahan suku bunga diperkirakan sekitar 65 persen.

Di dalam negeri, berita positif datang dari Gubernur Bank Indonesia (BI) baru, Destry Damayanti, yang disetujui oleh Komisi XI DPR RI untuk masa jabatan 2026-2031. Meskipun ada demonstrasi terkait RUU Perampasan Aset, situasi tetap kondusif.

Pada penutupan sesi perdagangan, bursa saham regional Asia menunjukkan mixed results; beberapa indeks menguat sementara yang lainnya melemah. Total frekuensi perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 1.992.000 transaksi dengan nilai mencapai Rp15,13 triliun. Sebanyak 290 saham mengalami kenaikan, sedangkan 348 saham turun.

Baca Juga  Anggota Kompolnas Dapat Menjadi Hakim Sidang Kode Etik Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top