[original_title]

Kemenhut Selidiki Penerima dan Pemasok Kayu Ilegal TN Bukit Tigapuluh

Syracusebroadband.org – Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Gakkum Kehutanan Kementerian Kehutanan, sedang menyelidiki indikasi penerimaan dan penyuplai kayu ilegal yang diduga berasal dari Taman Nasional Bukit Tigapuluh di Jambi. Dalam keterangan resmi, Dirjen Gakkum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho mengingatkan bahwa perlindungan kawasan konservasi harus ditingkatkan dengan pengamanan di lapangan dan memutus saluran ekonomi yang berhubungan dengan kejahatan kehutanan.

Januanto menegaskan, selama hasil kejahatan tersebut masih dapat dijual di pasar, tekanan terhadap kawasan konservasi akan terus berlanjut. Untuk itu, penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menutup ruang distribusi hasil hutan ilegal. Ia berharap, dengan memperkuat pengawasan dan meningkatkan patroli di lokasi-lokasi rawan, tekanan terhadap kawasan tersebut dapat diminimalisir.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto, mengungkapkan bahwa penyidik telah mengamankan satu truk Mitsubishi Colt Diesel yang membawa sekitar 9 meter kubik kayu olahan. Penangkapan ini berujung pada penetapan S (46) sebagai tersangka kasus pengangkutan kayu ilegal. Dari pengakuannya, S mengaku telah berulang kali mengangkut kayu tanpa dokumen dari kawasan tersebut, dan saat ini ditahan di Rumah Tahanan Polda Jambi.

Dalam pengembangkan kasus ini, penyidik akan menyelidiki asal-usul kayu, pemasoknya, serta pola distribusi. Kasus ini merupakan yang ketujuh terkait pembalakan liar di Taman Nasional Bukit Tigapuluh selama tahun 2026, dengan enam kasus sebelumnya sedang dalam tahap penyidikan dan dua di antaranya telah P-21. Penanganan yang serius terhadap kejahatan kehutanan ini diharapkan dapat mengurangi praktik-praktik ilegal serta menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga  Joan Mir Tunjukkan Kebanggaan Lewati Ducati di Sepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top