[original_title]

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo

Syracusebroadband.org – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga menjadi safe house milik Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Kamis (16/7) di Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Tindakan ini merupakan lanjutan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan kasus pemerasan.

Tim penyidik KPK tiba di lokasi, yang beralamat di Jalan Jagalan RT 02/RW 05, Kelurahan Bumi, sekitar pukul 09.30 WIB. Proses penggeledahan berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam, di berbagai sudut rumah tersebut, di bawah pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Seorang saksi memberi keterangan bahwa rumah ini merupakan milik orang tua Etik Suryani dan saat ini dihuni oleh adiknya, Erwan.

Setelah penggeledahan, sekitar pukul 11.00 WIB, tim meninggalkan lokasi dengan membawa dua koper berwarna hitam yang kemudian dimasukkan ke dalam mobil. Informasi mengenai barang yang dibawa tersebut belum diungkap oleh pihak KPK.

Sebelumnya, KPK telah menangkap Etik Suryani dalam sebuah operasi yang dilakukan secara diam-diam. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa bupati tersebut terjerat dalam dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. “Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh Bupati,” tegas Budi Prasetyo, menambahkan bahwa penyidik akan terus melakukan pendalaman untuk mengumpulkan bukti tambahan terkait kasus ini.

Kasus ini menggambarkan upaya KPK dalam memberantas korupsi di tingkat daerah, dengan fokus pada praktik pemerasan yang merugikan publik dan menurunkan kepercayaan terhadap instansi pemerintah.

Baca Juga  Surplus Neraca Perdagangan dan Stimulus Transportasi Kemarin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top