[original_title]

Pigai Angkat Suara Komnas HAM Terkait Dugaan Pelanggaran MBG

Syracusebroadband.org – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto adalah bagian dari usaha untuk memenuhi hak dasar masyarakat. Dalam keterangannya pada Selasa, 16 Juni 2026, Pigai menyebutkan bahwa mengkategorikan program tersebut sebagai pelanggaran HAM adalah tidak tepat. Ia menganggap MBG merupakan bagian dari proses yang sedang berjalan dalam pemenuhan kebutuhan hak asasi manusia.

Pigai juga memberikan kritik terhadap pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang mencatat adanya indikasi pelanggaran HAM dalam implementasi MBG. Menurutnya, pandangan tersebut menunjukkan ketidakpahaman terhadap prinsip dasar HAM. Ia menekankan pentingnya memahami bahwa MBG merupakan langkah pembangunan untuk mencapai standar hak asasi manusia yang lebih baik.

Meskipun Pigai menolak anggapan bahwa MBG melanggar HAM, ia tidak menutup kemungkinan adanya evaluasi terhadap program tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa hasil evaluasi tidak seharusnya langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran HAM. Penegasannya ini menunjukkan posisi pemerintah yang berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat, terlepas dari kritik yang muncul.

Dengan demikian, Pigai berharap agar semua pihak dapat melihat MBG dalam konteks positif dan konstruktif, serta tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian yang dapat menimbulkan kesalahpahaman mengenai upaya pemenuhan hak asasi manusia di Indonesia. Program ini diharapkan dapat terus berjalan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Kisah Chiharu Shida, Pebulu Tangkis Jepang Terkenal Karena Ginting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top