[original_title]

KAI Sampaikan 84 Korban Insiden Bekasi Timur Pulang, 17 Dirawat

Syracusebroadband.org – Insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur telah meninggalkan dampak yang signifikan, dengan 84 korban berhasil kembali ke rumah, sementara 17 lainnya masih membutuhkan perawatan intensif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa pendampingan bagi para korban dan keluarga terus dilaksanakan guna memastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi.

Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, kondisi kesehatan para penumpang yang masih dirawat terus dipantau. Bagi mereka yang telah pulang, KAI tetap memberikan bantuan sesuai kebutuhan. KAI juga menawarkan mekanisme klaim bagi para penumpang yang memerlukan pengobatan mandiri, dengan proses klaim akan diproses dalam waktu maksimal 21 hari kerja setelah dokumen lengkap diserahkan.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, layanan trauma healing juga disediakan untuk korban dan keluarga yang membutuhkan dukungan psikologis. Pengajuan layanan ini dapat dilakukan melalui Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur atau melalui call center yang disediakan.

KAI juga menangani barang-barang yang tertinggal saat insiden. Hingga 4 Mei, 115 barang telah ditemukan, dengan 61 di antaranya sudah dikembalikan kepada pemilik. KAI mengimbau kepada semua pihak yang merasa kehilangan barang untuk mengunjungi posko untuk verifikasi.

Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur akan terus beroperasi hingga 11 Mei 2026, melayani kebutuhan informasi, koordinasi administrasi, serta dukungan psikologis bagi para pelanggan dan keluarga. KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pendampingan berlangsung dengan baik, sehingga korban dan keluarga dapat melalui masa pemulihan dengan lebih tenang.

Baca Juga  Putri KW Raih Kemenangan Mudah atas Tunggal Putri Taiwan di Australia Open 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top