[original_title]

Mahfud MD Minta Pemerintah Lindungi Prajurit TNI di Lebanon

Syracusebroadband.org – Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD meminta pemerintah untuk memastikan keselamatan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Permintaan ini muncul setelah adanya laporan tentang gugurnya beberapa prajurit dalam misi tersebut. Mahfud menekankan pentingnya perlindungan bagi prajurit yang menjalankan tugas negara dan menyatakan bahwa jika terjadi kegagalan dalam menjamin keselamatan, harus ada penjelasan yang jelas mengenai penyebabnya.

Dalam penjelasannya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STESIA), Mahfud menyoroti pertanggungjawaban komando bagi pasukan perdamaian, terutama di wilayah konflik yang rawan. Dia mengungkapkan bahwa situasi di lapangan semakin rumit, karena banyak pihak yang terlibat dalam konflik tidak mengikuti norma-norma internasional yang ditetapkan.

Mahfud juga mengkritik penyerangan yang acapkali terjadi, yang tidak membedakan sasaran, bahkan menyerang fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Ini, menurutnya, berdampak langsung pada keselamatan prajurit Indonesia di Lebanon. Dia mendesak pemerintah untuk memperjelas posisi Indonesia dalam misi UNIFIL dan menjamin keamanan maksimal bagi seluruh personel yang terlibat.

Terkait kemungkinan penarikan pasukan TNI, Mahfud menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pemerintah dan pihak militer, mengingat ini adalah kewenangan mereka. Diketahui bahwa empat prajurit TNI telah gugur saat menjalankan misi perdamaian, menandai perlunya perhatian lebih lanjut dari pihak terkait. Mahfud menyampaikan harapannya agar keselamatan prajurit menjadi prioritas utama dalam menjalankan misi internasional tersebut.

Baca Juga  Jordi Amat Persembahkan Gol Spesial untuk Putranya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top