[original_title]

Bapanas Memperkuat Cadangan Pangan Dalam Negeri Hadapi El Nino

Syracusebroadband.org – Penguatan cadangan pangan dari produksi domestik menjadi fokus utama pemerintah Indonesia dalam menghadapi ancaman kemarau akibat fenomena El Nino. I Gusti Ketut Astawa, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan dari Badan Pangan Nasional, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan untuk memastikan stok cadangan pangan pemerintah (CPP) lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah, berdasarkan arahan Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, telah melakukan mitigasi untuk menghadapi fenomena El Nino, yang diperkirakan akan mulai berdampak pada wilayah selatan Indonesia, termasuk Lampung, Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, pada awal Mei. Langkah mitigasi ini dianggap penting untuk meminimalkan dampak kekeringan di musim mendatang.

Ketut menegaskan bahwa penguatan cadangan pangan sangat krusial, dan lembaganya telah mengarahkan Perum Bulog untuk meningkatkan penyerapan gabah lokal yang akan diolah menjadi beras. Bapanas juga melaporkan stok CPP per 2 April, yang mencakup 4,4 juta ton beras, 168 ribu ton jagung, dan sejumlah bahan pangan lainnya seperti minyak goreng dan gula.

Upaya ini tampaknya menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan di tengah potensi krisis yang dapat disebabkan oleh perubahan iklim. Kepala Bapanas juga menekankan bahwa langkah-langkah ini dirancang untuk mendukung program intervensi pangan bagi masyarakat di saat diperlukan.

Dengan penguatan bahan pangan, diharapkan pemerintah dapat menjaga kestabilan pasokan bahkan di tengah tantangan iklim yang ekstrem.

Baca Juga  Tiga Negara Mundur dari Piala Dunia, Juara Bertahan Satu di Antaranya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top