[original_title]

IFAB Larang Lemparan Ke Dalam, Arhan Masih Berpeluang Eksis

Syracusebroadband.org – Aturan baru yang dikeluarkan oleh Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) dapat memengaruhi cara seorang pemain seperti Pratama Arhan dalam melakukan lemparan ke dalam. Dalam rilis resmi yang diterima pada Minggu, 8 Maret 2026, IFAB mengumumkan bahwa setiap pemain kini hanya diperbolehkan memiliki waktu lima detik untuk melepaskan lemparan ke dalam, serta tendangan gawang.

Penetapan waktu ini bertujuan untuk mengurangi durasi waktu yang terbuang selama pertandingan akibat praktik pemain yang sengaja menunda lemparan atau tendangan. Jika seorang pemain tidak melepaskan bola dalam waktu yang ditentukan, maka lemparan ke dalam akan diberikan kepada tim lawan. Begitu pula, jika tendangan gawang dilakukan dengan terlambat, akan diberikan tendangan sudut untuk lawan.

Aturan baru ini direncanakan akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026, tepatnya di awal musim 2026-2027. Langkah ini diambil untuk mempercepat jalannya pertandingan, yang seringkali terhambat oleh aksi-aksi penundaan dari pemain. Secara langsung, kebijakan ini berpotensi berdampak pada pemain-pemain yang ahli dalam melakukan lemparan ke dalam, seperti Pratama Arhan, yang dikenal memakan waktu lebih lama dalam prosesnya.

Pemain yang ingin sukses dalam menerapkan strategi lemparan ke dalam di masa depan perlu menyesuaikan diri dengan peraturan ini. Dengan demikian, perubahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan dinamika permainan dan mempertahankan alur pertandingan yang lebih cepat dan menarik untuk ditonton.

Baca Juga  Pembalap MotoGP 2025 yang Belum Menang, Pedro Acosta Teratas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top