[original_title]

Bernardo Tavares Tekankan Pertahanan Persebaya Usai Kalah 1-3

Syracusebroadband.org – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyoroti lemahnya pertahanan timnya setelah kalah 1-3 dari Persijap Jepara dalam laga pekan ke-22 Super League 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu, 21 Februari 2026, menunjukkan kesulitan Persebaya dalam mengantisipasi serangan lawan.

Persijap Jepara tampil agresif sejak awal, mencetak gol melalui Iker Guarrotxena yang mencetak dua gol pada menit ke-32 dan 90+12, serta Alexis Gomes pada menit ke-71. Persebaya hanya mampu membalas satu gol lewat tendangan penalti Bruno Moreira pada menit ke-90+2. Kekalahan ini menjadi sorotan karena membuktikan kelemahan dalam pertahanan Persebaya.

Tavares mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim, terutama dalam hal bertahan. Ia menjelaskan bahwa timnya gagal mengantisipasi transisi lawan dan menghalau skema bola mati, yang menyebabkan kebobolan. “Kami melakukan cukup banyak kesalahan, dan Persijap berhasil memanfaatkan peluang yang kami berikan,” ungkap Tavares.

Kekalahan ini mencerminkan masalah mendasar dalam strategi bertahan Persebaya, yang perlu segera diperbaiki menjelang pertandingan selanjutnya. Tavares menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan dalam pertahanan agar tidak mengalami hal serupa di masa depan. Dengan komentar yang tegas, pelatih asal Portugal ini menunjukkan bahwa fokus utama tim haruslah pada perbaikan untuk menghadapi tantangan berikutnya di kompetisi.

Baca Juga  Wakil Ketua DPD Dukung Mentan Tingkatkan Pertanian Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top