[original_title]

Kiat Sehat Berpuasa untuk Kebugaran Usia 30-an dari Dokter

Syracusebroadband.org – Menjaga kebugaran fisik saat berpuasa di usia 30-an dibutuhkan penyesuaian yang tepat. Di tengah tuntutan pekerjaan sekaligus tanggung jawab keluarga, banyak individu menghadapi tantangan untuk tetap bugar selama bulan Ramadan. Dokter spesialis kedokteran olahraga, Risky Dwi Rahayu, memberikan beberapa kiat untuk membantu masyarakat tetap produktif dan sehat selama periode ibadah ini.

Salah satu isu utama terkait kebugaran saat puasa adalah gangguan pola tidur. Karena harus bangun lebih awal untuk sahur, seringkali waktu tidur malam berkurang. Dr. Risky menekankan pentingnya tidur siang singkat sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan waktu tidur. Tidur ini tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga membantu tubuh memulihkan energi tanpa mengganggu aktivitas harian.

Selain cukup tidur, olahraga juga menjadi faktor penting. Latihan aerobik yang disarankan dapat dilakukan sebanyak 150 menit per minggu, dengan frekuensi 3 hingga 5 kali. Pilihan olahraga harus disesuaikan agar tidak memicu kelelahan berlebih. Untuk memperkuat otot dan tulang, latihan beban juga disarankan, dengan minimal pengulangan delapan kali per gerakan, dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu.

Nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka sangat penting untuk mendukung kebugaran. Asupan karbohidrat sebagai sumber energi dan protein untuk pembentukan massa otot perlu diperhatikan dengan baik. Makanan bergizi seimbang, serta camilan sehat di antara waktu berbuka dan sahur, dapat membantu menjaga kondisi fisik.

Dengan menerapkan keberagaman dalam istirahat, olahraga terukur, dan nutrisi yang seimbang, menjaga kebugaran selama bulan Ramadan di usia 30-an menjadi lebih mungkin.

Baca Juga  Google Meluncurkan Veo 3.1, Simak Kecanggihannya di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top