[original_title]

Mentan: Rehabilitasi 98 Ribu Ha Sawah Terdampak Bencana Sumatera

Syracusebroadband.org – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan langkah rehabilitasi terhadap 98 ribu hektare lahan sawah yang terdampak bencana di Sumatera. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan produksi pangan serta meningkatkan pendapatan para petani di daerah tersebut.

Kegiatan rehabilitasi resmi dimulai di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Kamis lalu. Dalam kunjungannya, Amran menegaskan bahwa pemulihan sektor pertanian pascabencana merupakan tanggung jawab negara. Sejak bencana melanda pada akhir November 2025, Kementerian Pertanian telah mengambil langkah cepat untuk menangani situasi darurat ini.

Menurut Amran, upaya tersebut termasuk perbaikan lahan, jaringan irigasi, dan sarana produksi pertanian lainnya. Ia mengungkapkan, Kementerian Pertanian telah mengumpulkan donasi sebesar Rp75 miliar dari pegawai dan mitra untuk membantu daerah yang terdampak. Selain itu, bantuan pangan juga disalurkan sesuai dengan instruksi Presiden.

Kerusakan lahan di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai total 98.002 hektare, dengan Aceh menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak. Di Aceh Utara saja, kerusakan tercatat sekitar 8.237 hektare. Kementerian berkomitmen untuk memprioritaskan rehabilitasi pada lahan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dengan target mulai dari bulan Januari hingga Februari 2026.

Amran menjelaskan, pendekatan rehabilitasi menggunakan skema padat karya untuk memberikan pekerjaan kepada petani. Dengan adanya alokasi anggaran sekitar Rp148,53 miliar, diharapkan proses rehabilitasi dapat dilaksanakan secara efektif. Bantuan sarana produksi juga telah disalurkan untuk mendukung petani agar segera kembali beroperasi setelah rehabilitasi selesai.

Baca Juga  PalmCo dan Agrinas Siap Tingkatkan Produksi Minyakita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top