Syracusebroadband.org – Pelayanan publik di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tetap harus berjalan meski sejumlah kantor pemerintah setempat mengalami kerusakan akibat banjir bandang. Dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang dipimpin oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok pada Jumat, hal ini ditekankan sebagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang terdampak.
Wapres Gibran menegaskan pentingnya pemulihan layanan administrasi kependudukan, seperti dukcapil, meskipun fasilitas pemerintahan mengalami kerusakan signifikan. Ia meminta agar data kerusakan didokumentasikan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan, baik yang bersifat darurat maupun permanen.
“Pelayanan publik harus tetap jalan, terutama Dukcapil,” ujarnya. Ia menekankan perlunya pendataan dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana, agar bisa segera diperbarui bagi warga yang membutuhkan.
Masyarakat yang terdampak tetap membutuhkan akses layanan administrasi selama fase tanggap darurat dan pemulihan. Gibran juga menginstruksikan percepatan pemulihan akses jalan utama untuk memastikan mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan tidak terhambat.
Dalam peninjauan Jembatan Arosuka, Gibran menekankan pentingnya keselamatan dalam perbaikan infrastruktur jembatan dan jalan di sekitarnya. Ia juga meminta agar kebutuhan dasar seperti air bersih tetap terjamin selama proses penanganan berlangsung.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu, melaporkan bahwa kerusakan fasilitas pemerintahan yang terjadi pada Senin (21/9) berdampak besar pada aktivitas pemerintahan. Langkah-langkah diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti oleh bencana tersebut.
![Wapres Minta Layanan Publik Tetap Berlanjut Setelah Bencana Solok | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/09/1001042831.jpg)