Syracusebroadband.org – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengalami insiden mengkhawatirkan ketika menerima ancaman dari seorang warga yang membawa golok. Kejadian ini berlangsung saat Pemerintah Kota Bekasi tengah melaksanakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.
Peristiwa tersebut menjadi viral setelah rekaman video yang menunjukkan situasi itu beredar di media sosial. Dalam video tersebut, aparat Satpol PP terlihat berupaya untuk membongkar sebuah tempat penyimpanan kelapa yang berbahan besi, yang berada di tepi jalan, tepatnya di depan sebuah ruko. Saat penertiban sedang berlangsung, seorang pria berbaju merah muncul dan menunjukkan ketidakpuasan terhadap tindakan petugas.
Kejadian ini menciptakan situasi tegang di lokasi, ketika ancaman tersebut disampaikan langsung kepada wali kota dan petugas yang sedang bertugas. Masyarakat setempat berharap tindakan tegas akan diambil terhadap individu tersebut, mengingat situasi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh pemkot dalam menjalankan program penertiban.
Wali Kota Tri Adhianto menegaskan pentingnya penertiban ini demi ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Ia juga mengimbau agar semua pihak saling menghormati proses yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Insiden ini membuka diskusi lebih luas mengenai perlunya pendekatan lebih manusiawi dalam menangani pedagang kaki lima, serta perlunya penegakan hukum yang tegas bagi mereka yang mengancam penegak aturan.
Kepala Satpol PP setempat menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan penertiban tanpa kekerasan, tetapi juga akan tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman yang dapat terjadi di lapangan.
![Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Diserang Golok Saat Penertiban PKL | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/02/wali-kota-bekasi-tri-adhianto-diancam-golok-saat-penertiban-pkl-rjy.jpg)