Syracusebroadband.org – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencananya untuk berbicara dengan Elon Musk, orang terkaya di dunia, mengenai pemulihan akses internet di Iran. Langkah ini diambil setelah Otoritas Iran memutus layanan internet sebagai respons terhadap protes anti-pemerintah yang terus berlanjut di negara tersebut.
Trump menyampaikan hal ini dalam konferensi pers, di mana ia ditanya tentang kemungkinan menggunakan teknologi milik Musk dalam situasi ini. Ia merujuk pada SpaceX, perusahaan yang dikenal dengan layanan internet satelitnya, Starlink, yang telah digunakan secara terbatas di Iran selama pembatasan komunikasi. “Dia sangat piawai dalam hal semacam itu, dia memiliki perusahaan yang sangat bagus,” ungkap Trump, mencerminkan keyakinan terhadap kemampuan Musk untuk menangani masalah tersebut.
Protes di Iran telah memicu tindakan tegas dari pemerintah, termasuk pemutusan layanan internet, yang bertujuan untuk mengendalikan informasi dan komunikasi diantara demonstran. Selama ini, Starlink dikenal karena kemampuannya menyediakan akses internet di area yang sulit dijangkau atau di mana infrastruktur komunikasi telah dihancurkan.
Musk dan SpaceX sangat dipandang sebagai solusi potensial untuk memulihkan koneksi bagi warga Iran yang terdampak. Sebagai tambahan, langkah ini dapat memberikan kejutan dalam konteks geopolitis, mempertimbangkan bahwa pemulihan akses internet dapat memfasilitasi pengaliran informasi lebih jauh di tengah ketidakpastian sosial di negara tersebut.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan ada peningkatan konektivitas dan kebebasan informasi di Iran, yang bisa berkontribusi terhadap stabilitas sosial dan politik dalam jangka panjang.
![Trump Ajak Pebisnis Terkaya Dunia untuk Pulihkan Internet Iran | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/01/pulihkan-pemadaman-internet-iran-trump-bakal-libatkan-orang-terkaya-dunia-oce.jpeg)