Syracusebroadband.org – Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (21/10), Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan arahan Presiden yang meminta jajarannya untuk menyelidiki secara mendalam keterlibatan individu dan korporasi dalam kejadian tersebut, khususnya yang terjadi di Kalimantan dan Sumatra.
Presiden Prabowo mendorong pengusutan tuntas terhadap dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait, agar mereka yang terbukti bersalah dapat ditindak tegas. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan terhadap kekayaan alam Indonesia dan penguatan ketahanan nasional di tengah tantangan global yang kompleks.
Prosesi Sidang tersebut tidak hanya membahas isu karhutla. Presiden juga mengingatkan perlunya mencapai swasembada pangan dan kemandirian energi. Dalam konteks ini, pengembangan sumber daya alam, seperti biodiesel dan bioetanol, dijadikan prioritas oleh pemerintah.
Teddy menegaskan pesan Presiden agar seluruh anggota Kabinet menjalankan amanat rakyat dengan keberanian dan tanggung jawab, guna memastikan kepentingan nasional tetap terjaga serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sidang Kabinet Paripurna tersebut juga berfungsi sebagai evaluasi kinerja pemerintahan yang telah berlangsung dua tahun. Presiden Prabowo mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para anggota Kabinet yang telah berkontribusi pada pencapaian pembangunan yang signifikan. Teddy menyebut bahwa dua tahun pertama itu merupakan pijakan penting untuk langkah selanjutnya menuju Indonesia yang mandiri dan sejahtera.
![Seskab Teddy Sampaikan Arahan Presiden Terkait Karhutla | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-18.30.22.jpeg)