Syracusebroadband.org – Serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat di Pulau Qeshm, Iran, pada malam hari, mengakibatkan tewasnya pasangan suami istri beserta seorang balita. Insiden tragis ini terjadi di Desa Chah Tangu, yang sebagian besar dihuni oleh pekerja buruh dan penyapu jalan. Dua anak lainnya, berusia 11 dan 7 tahun, berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan dan kini sedang mendapatkan perawatan medis.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi pada pukul 03.36 waktu setempat, yang juga ditunjukkan oleh jam dinding di dalam rumah korban yang terhenti tepat pada saat ledakan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengidentifikasi korban tewas sebagai Qaisar dan Zahra Jafari serta anak mereka, Sina, yang berusia dua tahun. Baqaei menegaskan bahwa serangan ini merusak beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian.
Dalam keterangan yang disampaikan melalui platform media sosial, Baqaei menegaskan bahwa tindakan militer tersebut justru memperkuat solidaritas rakyat Iran. Ia mengungkapkan bahwa setiap serangan dan ancaman hanya membuat masyarakat semakin bersatu dalam membela tanah air mereka.
AS mengonfirmasi bahwa serangan ini merupakan respons terhadap dugaan upaya serangan rudal yang ingin menargetkan pasukan mereka di kawasan tersebut. Selain rumah di Chah Tangu, sebuah pusat olahraga di Kota Farashband dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Kondisi ketidakpastian yang terus berlanjut menciptakan kekhawatiran di kalangan warga. Seorang penduduk setempat menyatakan kesulitan menjalani kehidupan normal di tengah ancaman serangan berulang. Dia merasakan ketakutan setiap malam, memikirkan apakah akan selamat hingga pagi. Ini menggambarkan suasana tegang dan kecemasan yang melanda masyarakat di Pulau Qeshm saat ini.
![Serangan Udara AS di Qeshm Iran Menewaskan Suami Istri dan Balita | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/07/1785451564_c14e0bc0d7d78ade5552.jpg)