Site icon syracusebroadband.org

Sekolah Perempuan: Cahaya Harapan di Pesisir Pangkep

[original_title]

Syracusebroadband.org – Ombak kecil di Dermaga Maccini Baji, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, menyambut perahu kayu Jolloro yang berlayar menuju Pulau Sabutung setiap pagi. Perahu ini, dengan kapasitas 10 hingga 20 penumpang, menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari di dermaga. Selain Jolloro, kapal Ferry juga beroperasi dua kali sehari, melayani perjalanan ke pulau tersebut.

Pulau Sabutung, yang dihuni sekitar 1.453 jiwa, merupakan bagian dari gugusan kepulauan Spermonde di perairan Selat Makassar. Di pulau kecil ini, masyarakat mulai berinovasi dan beradaptasi dengan lingkungan meski dalam keterbatasan. Tim Advokasi dan Pengorganisasian Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YPM) bersama Dinas terkait telah membantu membangun kesadaran akan pentingnya pemberdayaan masyarakat sejak tahun 2020. Salah satu inisiatif penting adalah pendirian Sekolah Perempuan, yang berfungsi sebagai wadah bagi perempuan di pulau untuk mendapatkan pengetahuan dan percaya diri dalam menyuarakan aspirasi.

Ketua Sekolah Perempuan di Pulau Sabutung, Sabariah, menjelaskan bahwa keberadaan sekolah ini telah meningkatkan kemampuan perempuan dalam berpendapat. Kini, perempuan aktif berpartisipasi di ruang publik, berbeda jauh dari sepuluh tahun lalu ketika mereka cenderung berada di belakang layar.

Perempuan di Pulau Sabutung juga menunjukkan kemandirian, mulai dari mengurus keluarga hingga memproduksi kerajinan tangan dan ikan asin. Sahariah Daeng Kerra, seorang ibu tunggal, berhasil membesarkan ketiga anaknya dengan membuka warung dan memproduksi ikan asin berkat dukungan Sekolah Perempuan. Kerajinan tangan mereka, seperti miniatur perahu Pinisi, juga mendapat pengakuan dan dijual ke daratan.

Inisiatif ini tidak hanya memberikan peluang ekonomi tetapi juga membantu perempuan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian lainnya, menunjukkan kekuatan dan ketahanan komunitas pesisir di Pulau Sabutung.

Exit mobile version