Syracusebroadband.org – Ekonomi Indonesia tengah menghadapi tantangan di tengah ketidakpastian global, dan pidato Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan penting dalam membangun kembali kepercayaan pelaku usaha dan pasar terhadap perekonomian nasional. Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Drajad Wibowo, mengungkapkan apresiasinya terhadap pesan yang disampaikan oleh Presiden, yang dinilai krusial untuk meningkatkan confidence di kalangan investor.
Dalam pandangannya, Drajad menyatakan bahwa kondisi ekonomi harus dipahami berdasarkan data dan kinerja aktual, alih-alih terjebak dalam narasi negatif yang sering berkembang di media sosial. Ia mencontohkan bahwa proyeksi mengenai pelemahan nilai tukar rupiah yang dikhawatirkan oleh sebagian pihak tidak terbukti benar. “Penting untuk membangun kembali kepercayaan dan keyakinan agar pelaku usaha berani berinvestasi,” ujarnya.
Drajad juga memberikan peringatan kepada pelaku pasar untuk tidak tenggelam dalam fenomena fear of missing out (FOMO) yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan ekonomi. Menurutnya, keputusan yang diambil berdasarkan rumor tanpa dasar yang kuat dapat merugikan bagi pelaku pasar, serta berdampak negatif pada perekonomian secara keseluruhan.
Dengan adanya pidato tersebut, diharapkan pelaku usaha dapat melihat gambaran ekonomi Indonesia secara lebih seimbang dan mengambil langkah proaktif dalam investasi. Langkah ini diharapkan dapat mengubah persepsi negatif yang ada dan membawa perekonomian nasional menuju arah yang lebih baik di tengah tantangan global.
![Prabowo Bangun Kepercayaan, Ekonom Catat Beberapa Poin Penting | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/08/pidato-prabowo-bangun-confidence-ekonom-berikan-beberapa-catatan-uvl.jpg)