Site icon syracusebroadband.org

Perusahaan Tambang China Didorong Tingkatkan Kepatuhan di RI

[original_title]

Syracusebroadband.org – Perusahaan pertambangan asal China yang beroperasi di Indonesia didorong untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi nasional agar investasi dan pengelolaan sumber daya mineral dapat berjalan sesuai ketentuan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, berkolaborasi dengan PT Zishan Tambang Indonesia, mengadakan pelatihan tentang Kebijakan Pertambangan dan Kepatuhan Regulasi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan.

Pelatihan yang diselenggarakan pada sesi kedua ini memperbarui materi berdasarkan masukan dari pelatihan perdana yang berlangsung pada April lalu. Sekitar 50 peserta dari lebih 20 perusahaan, yang terdiri dari perwakilan China dan Indonesia, termasuk pejabat pemerintah dan pakar industri, turut hadir untuk berbagi pengalaman dan pandangan dalam sektor pertambangan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Dr. Tri Winarno, menjelaskan bahwa sektor pertambangan berkontribusi antara 8 hingga 12 persen terhadap PDB Indonesia, dengan China sebagai salah satu sumber investasinya. Dia menekankan bahwa kerja sama berkelanjutan memerlukan kepercayaan, pemahaman regulasi, dan komitmen jangka panjang.

Peserta pelatihan juga mendapatkan penjelasan dari pejabat instansi terkait mengenai kerangka hukum, prosedur pengajuan izin, serta perlindungan lingkungan hidup. Duan dari Norin Mining menyampaikan bahwa pelatihan ini membantu perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, sedangkan Radianto dari PT Dairi Prima Mineral menekankan pentingnya program pengembangan masyarakat di sektor pertambangan.

Pemerintah Indonesia berupaya mendorong partisipasi industri dan akademisi dalam penyusunan kebijakan yang transparan, sambil memperkuat hubungan antara China dan Indonesia dalam sektor pertambangan. Pelatihan ini diakhiri dengan acara networking untuk membangun konsensus kerjasama yang lebih erat di antara para pelaku industri.

Exit mobile version